img01 MagisterPerencanaanKotadanDaerah
Fakultas Teknik
Universitas Gadjah Mada
Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP, Ph.D
E:achmadjunaedi@yahoo.com

Proses Penyusunan Rencana Strategis dan Keterkaitan Substansi antara Renstra dan RTRW Kabupaten Lampung Selatan

Yosya Rizal (415)

kembali ke halaman depan

Intisari

Proses perencanaan strategis di dalam berbagai kasus penerapannya diketahui tidak mempunyai versi yang baku. Rencana strategis juga mempunyai unsur-unsur strategis yang memungkinkan dapat diterapkan di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atau sebaliknya RTRW yang mempunyai model perencanaan komprehensif keruangan dapat diterjemahkan ke dalam Rencana Strategis Pembangunan. Untuk mengetahui ragam penerapan perencanaan strategis serta keterkaitan substansi antara Renstra dan RTRW, dilakukan suatu penelitian yang difokuskan pada (1) proses perencanaan strategis dan (2) keterkaitan substansi antara Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lampung Selatan.

Penelitian ini antara lain bertujuan (1) mendeskripsikan proses perencanaan strategis dan (2) mendeskripsikan keterkaitan substansi antara Rencana Strategis dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian proses penyusunan Rencana Strategis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan "empirical-analytic", teknik analisisnya adalah "rational-comparative". Untuk keterkaitan substansi Renstra dan RTRW Kabupaten Lampung Selatan digunakan pendekatan metode analisis isi (content analysis).

Hasil penelitian dan pembahasan komparasi menunjukkan bahwa proses perencanaan strategis Kabupaten Lampung Selatan mempunyai ragam penerapan tersendiri dan berlangsung melalui tahapan-tahapan kegiatan interaktif yang meliputi (1) dukungan dan kesepakatan awal, (2) kaji potensi dan serap aspirasi, (3) merumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran, (4) analisis lingkungan internal, (5) analisis lingkungan ekstemal, (6) merumuskan isu strategis dan kebijakan pembangunan (7) merumuskan program pembangunan dan kegiatan strategis.

Keterkaitan substansi antara Rencana Strategis dan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan tingkat keterkaitan yang tinggi, seperti tema-tema yang terkandung di dalam kedua rencana dimaksud. Keterkaitan tersebut dapat disebabkan seperti terdapatnya: (1) keterkaitan atau penggabungan pelaku penyusun kedua rencana (2) keterkaitan kedudukan dan hubungan kedua rencana tersebut di dalam sistem perencanaan Lampung Selatan (3) keterkaitan kronologis/urutan waktu penyusunan kedua rencana dimaksud melalui penggunaan konsep perencanaan terpadu Lampung Selatan.

Konsep perencanaan terpadu Lampung Selatan, yang merupakan suatu strategi awal di dalam sistem perencanaan pembangunan yang disepakati dengan tujuan mensinergikan antara perencanaan pembangunan sampai dengan pelaksanaan pembangunan terhadap pertanggung-jawaban pelaksanaan pembangunan oleh Kepala Daerah, yakni disepakatinya tentang pemakaian konsep pemikiran strategis di dalarn alur perencanaan pembangunan Lampung Selatan. Berdasarkan penerapan konsep perencanaan terpadu tersebut ditemukenali keterkaitan dari proses kronologis atau urutan waktu penyusunan Renstra dan RTRW Lampung Selatan, sehinggga keterkaitan substansi antara Renstra dan RTRW tersebut dapat menunjukkan karakteristik tentang perencanaan keruangan strategis di Kabupaten Lampung Selatan.

Magister Perencanaan Kota dan Daerah
Jl. Grafika No. 2 Yogyakarta 55281
T/F: 0274-580095/580852

Monday, December 1, 2008 1:13 PM